Info Aktual

Uploaded:


UKJTV IJTI Babel, Multitasking dan Siap Hadapi Disrupsi



IJTI Pengda Babel menggelar seminar bertemakan “ Digital Disruption, Antara Mudah atau Musnah” di Ballroom Hotel Bangka City, Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Selasa (04/02/2020).



Pangkal Pinang, Babel. Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendriana membuka Uji Kompetensi Jurnalis TV (UKJTV) dan Seminar bertemakan “ Digital Disruption, Antara Mudah atau Musnah” di Ballroom Hotel Bangka City, Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Selasa (04/02/2020).

 

Yadi Hendriana mengatakan, UKJTV bertujuan meningkatkan kemampuan profesi para jurnalis dalam menghadapi berbagai tantangan terutama di era digitalisasi.

 

“Kompetensi dan skill yang terus ditingkatkan menjadi kunci utama keberhasilan bagi para jurnalis TV dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital,” kata Yadi.

 

Yadi menambahkan, UKJ juga sebagai upaya untuk menyaring jurnalis “abal-abal” yang kerap kali mengatasnamakan profesi jurnalis untuk kepentingan-kepentingan tertentu.

 

Sementara itu Ketua IJTI Pengda Bangka Belitung Joko Setyawanto mengatakan, selain untuk menguji kompetensi, kegiatan ini juga bertujuan membuka pemahaman para jurnalis khususnya di wilayah Bangka Belitung terkait perkembangan teknologi di era new media.

 

Hadir dalam kegiatan ini Anggota Dewan Pers Jamalul Insan sebagai narasumber seminar. Dalam paparanya, Jamal mengatakan, di era digitalisasi seperti sekarang jurnalis dituntut untuk multitasking.

 

“Jurnalis saat ini harus mampu menguasai sejumlah keahlian. Selain menulis naskah, mereka juga harus memiliki penguasaan teknologi serta mampu bekerja untuk media multi-platfom, seperti laporan TV, Radio, Koran dan Online,” jelas Jamal.

 

Seminar dan Uji Kompetensi ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 4-6 Februari 2020. (Jaz)