Info Aktual

Uploaded:


IJTI dan Dewan Pers Gelar Uji Kompetensi di tengah Pandemi



Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) kembali menggelar Uji Kompetensi Jurnalis Televisi (UKJTV) untuk anggotanya di Hotel Forbis Cilegon, Serang, Banten.



Serang, Banten. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) kembali menggelar Uji Kompetensi Jurnalis Televisi (UKJTV) untuk anggotanya di Hotel Forbis Cilegon, Serang, Banten. Kegiatan sertifikasi bagi jurnalis televisi, yang difasilitasi Dewan Pers itu, berlangsung selama dua hari. Uji kompetensi yang pertama kali di tahun 2021 ini diikuti 42 jurnalis televisi dari Serang, Bogor dan Sukabumi, Jawa barat.

 

Kegiatan sertifikasi jurnalis kali ini juga diikuti 12 jurnalis online. Untuk sertifikasi Jurnalis online yang terbagi dalam dua kelompok itu, IJTI bekerjasama dengan Tempo Institut. "Jurnalis online menggunakan modul uji dari Tempo institut, karena modul uji bagi jurnalis online dan televisi itu berbeda," kata Rachmat Hidayat, Kepala Lembaga UKJTV IJTI.

 

Seluruh peserta uji kompetensi jurnalis televisi mengambil jenjang muda. Sementara pilihan profesi yang diambil peserta reporter dan cameraman. Peserta akan menyelesaikan mata uji pra-produksi, produksi dan pasca-produksi. "Kami berharap, seluruh bisa lulus dan dinyatakan kompeten, karena sertifikasi ini menjadi salah satu bentuk pengakuan bahwa kerja jurnalistik kita sudah memenuhi standar sesuai ketentuan yang ada," kata Indria Purnamahadi, Sekretaris Jenderal IJTI, saat memberikan sambutannya di Serang, Banten.

 

Kegiatan uji kompetensi jurnalis televisi kali ini berlangsung dalam masa pandemi. Seluruh peserta wajib menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Komisioner Dewan Pers, Jamalul Insan, saat membuka kegiatan UKJTV mengatakan, pemerintah menjanjikan jurnalis televisi akan mendapat vaksin. "Proses vaksinasi bagi wartawan atau jurnalis akan berlangsung secara bertahap, karena jumlahnya banyak," katanya. Vaksinasi untuk jurnlias dinilai penting karena profesi wartawab memiliki risiko tertular virus corona. Para jurnalis bekerja di lapangan meliput peristiwa dan berhadapan langsung dengan narasumber. "Jurnalis harus terlindungi dan tetap haru menjaga kesehatan," katanya menambahkan. (rch)


 















Pendaftaran LKJTV 2020