Info Aktual

Uploaded:


Peduli Profesionalisme Media, PEPC Silaturahmi Dengan IJTI



Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) kembali menggelar Uji Kompetensi Jurnalis Televisi (UKJTV) untuk anggotanya di Hotel Forbis Cilegon, Serang, Banten.



Bojonegoro - Di tengah situasi pandemi yang belum menampakkan tepi, tak membuat PT Pertamina EP Cepu (PEPC) terbatasi dalam menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan stakeholdernya. Seperti yang dilakukan PEPC kali ini, dengan fasilitas teknologi informasi (daring-red),  PEPC melalui fungsi PGA JTB Site Office melakukan silaturahmi virtual dengan jajaran Pengurus Pusat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) pada Jumat (21/01).

 

Dalam kegiatan silaturahmi virtual ini baik PEPC maupun IJTI memiliki konsern yang sama yakni terciptanya sebuah komunikasi yang sehat antara pelaku industri energi dengan insan media. Ini menjadi sebuah isu yang penting mengingat keduanya dituntut untuk selalu mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan kegiatan dan fungsinya masing-masing.

 

Apalagi, PEPC sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri migas saat ini tengah menjadi operator salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor energi yaitu Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) mempunyai berbagai aktivitas yang juga perlu diketahui oleh publik. Untuk itu, sebuah komunikasi yang baik dengan stakeholder media menjadi penting.

 

JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Edy Purnomo yang memimpin timnya dalam kegiatan virtual ini memberikan apresiasi atas terjalinnya silaturahmi dan komunikasi dengan IJTI pusat ini. Menurut Edy, meski dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, pihaknya senantiasa membangun komunikasi yang baik dengan stakeholdernya.

 

"Kami memiliki hubungan yang baik dengan insan media baik yang tergabung dalam organisasi profesi maupun yang belum. Kita semua tahu bahwa IJTI sebagai salah satu forum resmi jurnalis di Indonesia tentu memiliki peran strategis dalam menjalankan fungsinya. Kami menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan IJTI yang selama ini aktif memberikan berbagai edukasi baik kepada mitra maupun kepada jurnalis itu sendiri" urai Edy.

 

Sementara itu, dalam silaturahmi virtual kali ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan IJTI,  Imam Wahyudi, Ketua Umum IJTI Yadi Hendriana, Sekjen IJTI Indria Purnama Hadi serta pengurus lainnya. Imam Wahyudi yang juga mantan anggota Dewan Pers dua periode 2013 - 2019 memberikan dukungan untuk terbangunnya sebuah relasi yang sehat antara media dengan narasumbernya. Dalam hal PEPC yang telah lama berpartisipasi aktif mendukung peningkatan kapasitas media melalui berbagai kegiatan termasuk Uji Kompetensi Wartawan,  Imam Wahyudi juga mengapresiasi hal itu.

 

"Kami sangat konsern terhadap isu-isu yang menyangkut profesionalisme wartawan dalam melakukan kerja-kerja jurnalistiknya. Apa yang telah dilakukan PEPC patut untuk diapresiasi. Di IJTI, kita secara konsisten juga terus memberikan pelatihan dan peningkatan kompetensi wartawan di seluruh Indonesia. Ini semua kita lakukan agar semua pihak baik nara sumber maupun media sama-sama saling memegang profesionalismenya" ungkap pria yang akrab disapa IWY.

 

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Sekjen IJTI, Indria Purnama Hadi berharap PEPC dapat terus berperan dalam memberikan dukungan peningkatan kapasitas wartawan seperti yang selama ini telah dilakukan. Menurut Indria, upaya seperti ini memang hasilnya tidak serta merta dapat dilihat, namun memerlukan waktu dan konsistensi. "Dengan adanya profesionalitas media tentu yang diuntungkan adalah masyarakat sebagai sasaran utama dari tujuan kerja jurnalistik itu sendiri, karena informasi yang dihasilkan media semua sesuai dengan kaidah-kaidah pers serta taat terhadap kode etik jurnalistik" terangnya.

 

Uploaded:


IJTI dan Dewan Pers Gelar Uji Kompetensi di tengah Pandemi



Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) kembali menggelar Uji Kompetensi Jurnalis Televisi (UKJTV) untuk anggotanya di Hotel Forbis Cilegon, Serang, Banten.



Serang, Banten. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) kembali menggelar Uji Kompetensi Jurnalis Televisi (UKJTV) untuk anggotanya di Hotel Forbis Cilegon, Serang, Banten. Kegiatan sertifikasi bagi jurnalis televisi, yang difasilitasi Dewan Pers itu, berlangsung selama dua hari. Uji kompetensi yang pertama kali di tahun 2021 ini diikuti 42 jurnalis televisi dari Serang, Bogor dan Sukabumi, Jawa barat.

 

Kegiatan sertifikasi jurnalis kali ini juga diikuti 12 jurnalis online. Untuk sertifikasi Jurnalis online yang terbagi dalam dua kelompok itu, IJTI bekerjasama dengan Tempo Institut. "Jurnalis online menggunakan modul uji dari Tempo institut, karena modul uji bagi jurnalis online dan televisi itu berbeda," kata Rachmat Hidayat, Kepala Lembaga UKJTV IJTI.

 

Seluruh peserta uji kompetensi jurnalis televisi mengambil jenjang muda. Sementara pilihan profesi yang diambil peserta reporter dan cameraman. Peserta akan menyelesaikan mata uji pra-produksi, produksi dan pasca-produksi. "Kami berharap, seluruh bisa lulus dan dinyatakan kompeten, karena sertifikasi ini menjadi salah satu bentuk pengakuan bahwa kerja jurnalistik kita sudah memenuhi standar sesuai ketentuan yang ada," kata Indria Purnamahadi, Sekretaris Jenderal IJTI, saat memberikan sambutannya di Serang, Banten.

 

Kegiatan uji kompetensi jurnalis televisi kali ini berlangsung dalam masa pandemi. Seluruh peserta wajib menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Komisioner Dewan Pers, Jamalul Insan, saat membuka kegiatan UKJTV mengatakan, pemerintah menjanjikan jurnalis televisi akan mendapat vaksin. "Proses vaksinasi bagi wartawan atau jurnalis akan berlangsung secara bertahap, karena jumlahnya banyak," katanya. Vaksinasi untuk jurnlias dinilai penting karena profesi wartawab memiliki risiko tertular virus corona. Para jurnalis bekerja di lapangan meliput peristiwa dan berhadapan langsung dengan narasumber. "Jurnalis harus terlindungi dan tetap haru menjaga kesehatan," katanya menambahkan. (rch)


 















Pendaftaran LKJTV 2020