Info Aktual

Uploaded:


Uji Kompetensi Bangun Demokrasi



IJTI dan Dewan Pers Selenggarakan kegiatan Uji Kompetensi Jurnalis Televisi, di Bandung, Jawab Barat,



Bandung, Jawa Barat - Media memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang demokratis. Pentingnya peran media itu disampaikan Wariki Sutikno, Direktur Politik dan Komunikasi, Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas), saat memberikan pengantar dalam kegiatan Uji Kompetensi Jurnalis Televisi, di Bandung, Jawab Barat, Kamis (25/3). “Demokrasi di Indonesia memang belum sempurna, kita ingin membangun negeri ini,” katanya.

 

Menurut Wariki, tiap negara berbeda dalam mengartikan demokrasi, dan Bappenas dalam menyusun indeks demokrasi di Indonesia, yang merupakat alat untuk mengukur tingkat perkembangan demokrasi di tanah air, mempertimbangkan nilai-nilai kearifan local. “Banyak manfaat jika sudah mencapai indeks demokrasi yang tinggi,” katanya dihadapan peserta Uji Kompetensi Jurnalis Televisi yang berlangsung di Four Points Hotel, Bandung.

 

Manfaat, yang didapat negara dengan indeks demokrasi yang baik diantaranya, adanya perbaikan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Terkait diplomasi antar negara, akan lebih efektif dan disegani. Dan manfaat lainnya, peningkatan ekonomi, bagi negara yang sudah mencapai indeks demokrasi. “Kita bangun Indonesia, peran wartawan sangat penting,” kata Wariki.

 

Pentingnya media dalam membangun demokrasi, harus diperkuat dengan kualitas jurnalis. Sertifikasi jurnalis televisi, melalui kegiatan uji kompetensi, menjadi salah satu upaya meningkatkan kapabilitas dan kompetensi jurnalis televisi. “Jurnalis profesi yang terbuka, siapa saja bisa jadi jurnalis. Tapi hanya jurnalis yang kompeten, yang bisa memberikan informasi sesuai fakta, ” kata Agung Darmajaya, Anggota Dewan Pers, saat membuka Uji Kompetensi Jurnalis Televisi yang diselenggarakan IJTI dan ANTV.

 

Uji Kompetensi Jurnalis Televisi, berlangsung selama dua hari dan diikuti 52 jurnalis dari berbagai stasiun televisi di provinsi Jawa barat. Sertifikasi bagi jurnalis televisi bertujuan mengukur kesadaran, keterampilan dan pengetahuan jurnalistik. Kegiatan dibagi menjadi sembilan kelompok terdiri dari 8 kelompok jurnalis muda, dan satu kelompok jurnalis utama. Peserta memilih alat uji sesuai profesi yang dijalani sehari hari, yakni reporter, camera person dan visual editor. (rch)

 


 















Pendaftaran LKJTV 2020