Info Aktual

Uploaded:


Rekomendasi Kongres ke VI IJTI





  • Revolusi digital yang antara lain ditandai oleh cepatnya kemajuan teknologi digital dan internet pita lebar (broadband) telah memunculkan peluang sekaligus ancaman.
  • Revolusi digital  mendisrupsi industri yang sudah mapan, termasuk media berita. Perusahaan teknologi penyedia platform digital, muncul sebagai aktor baru yang sangat dominan dalam ekosistem digital.  Mereka menyedot bagian terbesar dari pendapatan iklan digital dan mempengaruhi akses publik terhadap berita melalui sistem algoritma yang tidak selalu sejalan dengan kepentingan mewujudkan jurnalisme berkualitas
  • Revolusi digital mengubah khalayak yang pasif menjadi user yang aktif dan bahkan menjadi aktor baru dalam produksi konten informasi, termasuk konten yang sering diklaim atau dianggap sebagai konten berita.
  • Revolusi digital memunculkan platform-platform digital baru yang bisa digunakan sebagai media distribusi konten-konten digital, termasuk berita.
  • Jurnalisme adalah nilai dan metode dalam pemilihan, pengumpulan dan pengolahan informasi menjadi berita.  Nilai dan metode itu berlandaskan pada  etika yang tercermin dalam  hasil kerja maupun perilaku jurnalis yang melakukan kegiatan jurnalistik. Berita adalah informasi yang dibutuhkan sebanyak mungkin masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan kualitas hidupnya, sehingga aspek kepentingan publik dan verifikasi menjadi ciri utama jurnalisme.
  • Jurnalisme tidak hanya bisa diwujudkan melalui platform-platform media konvensional atau legacy media, tetapi juga melalui platform-platform digital yang kini muncul dan akan muncul.
  • Jurnalisme berkualitas yang didistribusikan di media-media digital berpotensi untuk mewujudkan keragaman perspektif dan sudut pandang serta menjadi sarana penting dalam mewujudkan kemerdekaan pers yang profesional.

 

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dalam Kongres VI di Mataram, Nusa Tenggara Barat 29-31 Oktober 2021 merekomendasikan :

 

  • Kepada Jurnalis

 

  1. Jurnalis harus selalu mengikuti perkembangan dan paling depan dalam menggunakan semua peluang yang dimunculkan oleh perkembangan teknologi digital sebagai sarana untuk mengumpulkan, mengolah dan menyebarluaskan informasi terverifikasi yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi publik.
  2. Jurnalis harus selalu setia pada nilai-nilai jurnalisme dan konsisten mengimplementasikannya dalam karya yang didistribusikan di platfom media konvensional maupun media-media digital yang sudah ada dan akan ada.

 

  • Kepada Pengurus di tingkat Pusat maupun Daerah

 

  1. Membawa IJTI lebih berperan aktif dan mengambil posisi strategis dalam pencarian pemikiran dan gagasan bagi pengembangan  jurnalisme berkualitas dan implementasi kemerdekaan pers yang profesional di Indonesia maupun kawasan
  2. Mengembangkan  program-program  yang inovatif dan efektif  serta profesional dalam upaya-upaya mewujudkan peran dan misi IJTI
  3. Melakukan terobosan-terobosan dan pendekatan-pendekatan baru dalam upaya implementasi program-program di luar pola pola konvensional dengan tetap menjaga independensi dan profesionalisme.
  4. Membentuk IJTI Institute,  lembaga otonom yang akan menjadi lembaga penelitian, pengkajian dan think tank mengenai jurnalisme serta pelaksana kegiatan-kegiatan peningkatan kompetensi dalam bidang jurnalisme di platform televisi serta platform digital yang sudah ada maupun yang akan ada.
  5. Menjadikan IJTI sebagai center of exellence dalam pengembangan dan pelaksanaan kurikulum pelatihan serta uji kompetensi jurnalis yang adaptif dan relevan dengan perkembangan platform digital.
  6. Mengkaji dan mengembangkan IJTI News, portal multi media yang akan menjadi sarana distribusi karya-karya jurnalistik berkualitas dalam format konvensional maupun digital

 

Lombok, NTB 30 November 2021


 















Pendaftaran LKJTV 2020